25.11.10

Teman?

Seringkali saya bertemu orang yang berlabel temandi kehidupan saya. Kenapa saya menulis teman? Ya sepertinya mereka tidak pernah menganggap saya teman. Hanya tempat numpang lewat saja selama ini.

Ketika kami telah lulus SMA, kami memang jarang saling bertemu satu sama lain. Tetapi saya sendiri masih mencoba untuk menjaga hubungan pertemanan kami. Walaupun hanya sekedar bertanya ringan dan bercanda tawa.

Tidak lama setelah saya lulus, sekitar 1 bulan, saya mencoba untuk mengajak dia chatting. Tidak dibalas. Oh, kupikir dia sedang sibuk mungkin. Ya sudah lain waktu saja saya coba aja chat lagi. Kedua kali, tidak dibalas. Tiga, empat, lima dan telah kesekian kalinya, masih tidak dibalas juga.

Tidak niat, itu yang kurasakan. Tak lama ketika ada perlu ia bertanya kepada saya tentang sesuatu. Tentu saya jawab karena saya tahu, tidak enak karena dia pernah menjadi teman. Kalaupun mungkin nanti kita bertemu lagi, saya sendiri tidak mempunyai minat untuk mengajak dirinya berbicara panjang lebar. Malas.

Kau seperti lebah saja yang hanya mendatangi bunga untuk menghisap madunya, lalu kau tinggalkan begitu saja tanpa harus tahu kabar sang bunga selanjutnya.

Tidak ada komentar: