28.11.10

Hanya Sebuah Pelampiasan

Menjadi tempat pembuangan akhir bukanlah hal yang mudah bagi seorang manusia. Apalah tempat pembuangan akhir dimana semua emosi yang tidak jelas dibuang ke kita. Bukanlah suatu hal yang mudah untuk kita tampung. Sama halnya dengan sampah, emosi yang saya kategorikan dalam bentuk seperti sampah ini akan terus mengendap bagaikan sampah yang sulit diurai. Entah itu lima tahun, sepuluh tahun, bahkan sampai ratusan tahun!

Luka batin bukanlah sebuah hal yang dapat dihilangkan begitu saja. Ketika kau telah melukainya, maka kau akan membuat dia mengingat akan luka tersebut, walaupun sakitnya telah hilang. Menjadikan sebuah pelajaran yang akan mengingatkannya betapa sakitnya hal tersebut.

Betapa beratnya mempunyai teman seperti itu, hanya datang ketika ia butuh saja. Ingin saja saya buang jauh-jauh teman seperti itu. Tetapi apa boleh buat, kondisi memaksa. Dia pernah berkata ingin berubah. Nyatanya? Hanya omdo saja, omong doang! Perlukah saya sendiri menjadikan diri sebagai objek penyiksaan bak TKI yang disiksa majikannya? Hei, saya bukan pembantu!

Mudah-mudahan lambat laun saya bisa lepas dari jeratan mau ini.

Tidak ada komentar: