23.2.12

Another Blogs :)

Yippie! Setelah sekian lama gue berkenalan dengan dua makhluk temen SD gue ini, gue baru tahu kalo mereka juga suka nulis-nulis blog. Langsung aja yee gue perkenalkaaaan

Blog ini ditulis sama temen SD gue dulu, Cherry, yang pas SD aja kita jarang ketemu ato jarang sapa-sapaan. Padahal dulu kita sekelas ye... Jangan mikir yang aneh-aneh karena nama blognya begitu, isi dari blog temen gue yang satu ini tentang pesien fashion. Ala mix and match bajunya cukup unik loh! Semoga ketika dia balik ke Indo, dia bisa mengubah gue dari yang super kucel ini jadi sekinclong aktor Taiwan (AMIN)!

Gimana sih rasanya kalau jeruk ketemu jeruk yang udah diambil sama nutrisari? Idih pasti ngeselin banget rasanya kalo ngeliat gebetan kite diambil sama orang lain, apalagi udah di hak patenin. Bikin miris plus pengen cincang-cincang itu orang rasanya. Anyway, blog ini lebih berfokus kepada curhatan seorang calon 3D Artist yang dibawa dengan cara yang humor. Hidup itu bukan sesuatu hal yang harus diseriusin bangetzz kan? :P

Di enjoy ya bok tulisannya sesuai dengan keperluan kalian

21.2.12

Dongeng Seekor Nyamuk


Manusia seringkali bertanya kepada Tuhan untuk apa Tuhan menciptakan binatang-binatang yang tak berguna. Kecoak yang selalu dihina-hina kaum hawa ternyata mengambil bagian dari proses penguraian. Lalat yang selalu simpang siur dimana ada bau busuk maupun di dagangan asongan mengambil bagian dari proses pembusukkan.

Lantas untuk apa vampir kecil yang selalu disebut nyamuk itu diciptakan? Banyak yang mengecam mereka hanyalah makhluk penyebar virus dan bakteri. Bahkan ada mitos yang mengatakan mereka adalah jelmaan dari drakula, selain kelelawar tentunya. Tetapi pernahkah kalian mendengar dongeng bahwa nyamuk itu berasal dari seorang pangeran?

Entah darimana dongeng ini berasal, mungkin kedengerannya dongeng ini adalah dogeng yang konyol, yang mungkin dibuat oleh seorang kakek pembual yang tinggal ditengah hutan. Tetapi sebenarnya dongeng ini benar-benar ada, dan dongeng tersebut tidak hanya terjadi pada zaman Majapahit atau ketika Soekarno masih memegang kendali Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dongeng ini ada di sekitar kita, bahkan kita dapat menjadi sang pemeran utama dongeng ini.

***

Suatu hari aku terbangun dari sebuah mimpi yang indah, mimpi dimana ketika mataku membuka, ada putri yang memintaku untuk mengajaknya naik kereta kencana mengelilingi semesta. Dibawah ukiran bintang, aku pun jatuh dari kereta kencana dan terbangun dari mimpi seribu satu malam. Dan ketika aku membuka mata, aku hanyalah seekor nyamuk.


Seorang putri yang telah kukenal lama dan seorang pangeran yang berasal dari negeri seberang sana yang baru saja kukenal pergi bersamaku untuk menuntaskan misi menemukan pulau yang bernaung dibawah gugusan bintang selatan.  Tadinya hanya ada aku dan Sang Putri yang akan menunaikan misi ini. Karena merasa tidak aman, Sang Putri mengajak pangeran tersebut karena ia percaya bahwa tiga orang manusia lebih baik daripada dua.

Kami bertiga terlihat sangat akrab selama perjalanan, apalagi ketika sang putri terbangun. Lain ceritanya jika sang putri telah tertidur lelap dengan bibir mungilnya yang terlihat lucu, pangeran dari negeri sebrang berubah menjadi penyihir jahat berkedok dua. Seorang pangeran atau lebih tepatnya penyihir berkedok pangeran yang mengumandangkan perang dingin tanpa ancang-ancang terlebih dahulu, dan selalu menyimpan rencana liciknya.

Pangeran dari negeri seberang tidak pernah mendengarkan sepatah katapun yang keluar dari bibirku. Balasan dari dirinya hanya berupa “oh” maupun keheningan. Ia hanya menganggap aku sebagai sebuah dinding penghalang. Aku tak tahu lagi rencana apa yang ada di otaknya. Singkat cerita, ketika aku lengah, aku disihir menjadi seekor nyamuk. Serangga kecil yang bersayap, yang menghidupi dirinya dari darah manusia.


Kami melanjutkan perjalanan ketika matahari telah terbit. Pangeran dari negeri seberang berbohong kepada sang putri bahwa aku telah digigit sekelompok serigala dan jasadku telah menjadi seonggok daging yang tak terbentuk. Padahal Sang Putri tidak tahu aku disihir menjadi seekor nyamuk kecil, yang selalu mengikutinya kemanapun ia pergi. Berada dibawah naungan sihir dari pangeran negeri seberang, Sang Putri mencoba untuk membunuhku pelan-pelan dengan tangannya yang halus, menepok kesana dan kemari.

Putriku yang cantik, kamu tidak tahu bahwa aku adalah nyamuk tersebut. Nyamuk yang selalu menemanimu pergi kemanapun dan menjagamu siang dan malam tanpa pernah engkau sadari. Sesekali kugigit kulit halusmu itu agar kau tahu bahwa aku selalu berada disampingmu. Kau dan pangeran dari negeri seberang selalu menganggap aku hama pengganggu umat manusia. 

Di tetes keringatku yang terakhir, aku menyerah dan meminta seorang tua  yang bijak untuk memberiku ramuan yang dapat merubah diriku menjadi manusia kembali. Ramuan tersebut ampuh dan akupun kembali kepada tubuh berdaging ini. Sang putri akhirnya mengetahui bahwa diriku masih hidup, tetapi aku lebih memilih mundur dari permainan kotor ini.

Konon Sang Putri dan pangeran dari negeri seberang telah menemukan pulau dibawah gugusan bintang selatan. Aku tidak peduli mereka akan hidup bahagia selamanya atau sengsara dibawah mantra. Tetapi ketahuilah, akulah yang selalu menemanimu saat suka dan duka. Akulah yang selalu menyisipkan namamu, disetiap doa-doa yang kupanjatkan pada Tuhan yang tak pernah kutemui.

***
Ketika kamu melihat nyamuk-nyamuk berterbangan disekitarmu, janganlah engkau tepuk dia setelah engkau mengetahui dongeng ini. Mungkin saja satu diantara mereka adalah sahabat, atau bahkan kekasihmu yang selalu mengawasi dan melindungimu dari kejauhan. Mereka hanya ingin kamu sadar bahwa mereka ada, disetiap suka dan dukamu. Mereka menggigitmu bukan karena jahat dan ingin membuatmu jatuh sakit, melainkan ingin dimengerti. Betapa perihnya dilupakan dan dianggap tidak ada.

Mungkin sebagian dari kamu yang membaca dongeng ini menganggap bacaan ini hanyalah bualan belaka, dan masih terus membantai nyamuk-nyamuk yan berterbangan tanpa pandang waktu. Tetapi aku yakin, sebagian dari kamu pasti pernah disihir menjadi nyamuk. Dan tidak lupa kamu singgah di pipi orang yang kamu kasihi, menggigitnya sebagai tanda cinta dan sakit yang tak pernah tertuang.

Bandara Adisucipto, Yogyakarta
Senin, 20 Februari 2012, 16:19 PM

26.1.12

Waria

Kalau ngomongin waria, emang udah bukan berita baru lagi. Tapi bukan berarti ngomongin waria Indonesia itu berarti basi. Tetep aja bikin ilfeel. Gue mulai dari pengalaman gue tadi, ketika gue pulang ngampus sehabis ujian dahulu.

Dari kejauhan, gue liat 2 waria dengan baju loreng-loreng macan, satu lagi gaya perpaduan K-Popers sama dangdut yang amit-amit bikin ilfeel. Dan dandannya pun menor kayak kerak telor. Yang satu bawa macem boombox mini yang gue gak tahu apa nama alat asing itu, setel lagu kenceng-kenceng yang bahkan mereka gak tahu judulnya. Sambil di tengah jalan, mereka ngegodain cowok-cowok, dan keliatan sambil minta duit. Si cowok langsung mukanya ilfeel dan mencoba buat kabur. Untungnya gak digodain lebih lanjut. Dari kejauhan, mereka kayaknya cari mangsa lagi. Dan gue mendengar mereka bilang "Itu yang pake baju oren", which is itu GUE!

Anjir, males banget gak sih kalo lu liat waria di tengah jalan kayak begitu, entah di lampu merah lah, Lawang Garden lah. Beda banget sama waria Thailand yang dominan menjadikan waria sebagai identitas, bukan profesi waria yang nakut-nakutin orang di tengah jalan, yang kalau gak ngasih duit kaca mobilnya dipecahin. Tapi jadi waria yang punya kemampuan khusus yang bisa bikin orang tepuk tangan. Main musik lah, dansa lah, apa lah, asal jangan jadi teror masyarakat.

Kaum waria selalu minta ingin diterima di masyarakat. Tapi kalau mereka begini terus, bagiamana masyarakat mau terima?

23.1.12

Angpau

Sebelum gue meneruskan postingan ini, gue mau mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek ke 2563 buat yang merayakannya. Kalau gak merayakan, silahkan dateng ke rumah gue. Emak gue kebanyakkan bikin dan dapet kue. Buat kalian yang hari ini mau hunting angpau, gue kasih tips supaya panen angpau naik 10%

  1. Pakai baju merah, jangan tanya kenapa tapi ini merupakan tradisi
  2. Senyum diprogram sesumringah mungkin
  3. Datangi orang yang udah merit (kalau belom merit gak boleh kasih angpau)
  4. Tangan kiri dikepal seperti bentuk batu pada suit Jepang
  5. Tangan kanan menggenggam tangan kiri
  6. HAFAL teks ini: Gong xi fa cai, xin nian kuai le! Wan shi ru yi. (Baca: Kong si fa chai, sin nian khuai le! Wan she ru yi). Teks wajib diHAFAL MATI tanpa improvisasi sedikitpun. Jangan tanya kenapa, yang penting hafal aja
  7. Gaya tangan sembari mencangkul sambil ngomong mantra ajaib tadi. Ulangi sampai si target ngasih angpau
  8. Biar lebih mengjiwai, pasang lagu Tahun Baru Imlek (Xin Jia) di handphone, terus disetel deh. Yang paling favorit itu yang liriknya begini: Gong xi, gong xi, xi ni ya, gong xi gong xi, xi ni ya gong
Semoga angpau anda dapat naik lebih dari 10% (bahkan lebih) mengingat rupiah juga mengalami kenaikkan inflasi #apasih

18.1.12

Reasons Why You Must Have Vintage Clothes

As usual, this is my random thought


Di dunia ini semua orang pasti pake baju (ya iyalah, masak telenji!), yang dimulai ketika Adam dan Hawa mulai sadar bahwa mereka bugil ketika telah memakan buah terlarang di Taman Firdaus. Dari fungsinya yang untuk menutupi dan melindungi badan, dan sekarang mempunyai nilai tambahan, yaitu keindahan (baca: supaya enak diliat).

Dari bermacam-macam jenis baju, gue selaku salah satu orang hemat sedunia yang pernah khilaf (baca: boros) menyarankan elo, elo, dan elo untuk membeli baju vintage alias jadul. Alasannya adalah:

  1. Baju vintage udah dianggap sebagai sebuah trend di dunia busana aka fashion
  2. Vintage is everlasting, y u know?
  3. Tersedia dari range harga manusia sampai yang harganya diluar logika
  4. Baju vintage gak selalu harus baru, karena dari judulnya aja udah VINTAGE
  5. Kalo gak sanggup beli di GI ato PI, bisa beli di Pasar Senen (thanks to Cindy) dengan harga nasi padang
  6. Gak perlu beli model baju lain, karena vintage is everlasting (balik ke nomor 2)
  7. Hemat. Bisa diwarisin ke anak dengan alasan "ini style klasik, nak."
Anything else?

16.1.12

Merit

Hidup gue emang gak jauh-jauh sama yang namanya kejadian aneh yang bisa bikin gue hebring tralala sendiri. Well, kali ini hal tersebut nyerempet-nyerempet sama yang namanya MERIT. Kejadiannya berlangsung pada Minggu malam sehabis pulang gereja, dimana gue nganterin temen gue untuk nanyain pembukaan calon baptisan baru. Akhirnya gue ngomong ke cici-cici (belom jadi encim) sekretariat yang biasa ngurus hal tersebut.


"Ci, baptisan baru kapan dibuka lagi ya?"
"Oh nanti kita buka lagi pas bulan Mei. Nanti dateng aja lagi kesini."
"Oh iya makasih ya ci."


Ketika gue dan temen gue balik badan, mau keluar pintu.


"Kalian mau nikah kan y..."

"ENGGAK KOK! ENGGAK!"

Anjirr mamen, gue dikira udah mau merit! Gue masih kuliah kaleee. Yaa gue tahu dengan memakai baju polo dan perut buncit (it's a shape too!) gue terlihat seperti pria mapan (AMIN) yang lagi otewe ke pelaminan. Tapi gak segitunya juga kaleee.

Disatu sisi, gue agak seneng juga sih dikira mau merit. Gue gak menampik impian hampir setiap orang itu adalah merit (bahasa gaulnya: kimpoi), punya anak, cucu, dsb. Walau gue sendiri gak tahu gue akan merit ato enggak, itu gak jadi masalah buat gue. 

(Tapi kalo bisa merit plissss)

Yahh, life does hard, apalagi kalo sendiri ngejalaninnya. Tapi gak berarti dengan hidup sendiri, kalian bakal bener-bener sendiri. Percayalah suatu saat dan suatu hari, pasti ada pasangan hidup (insyaolo) yang bakal nemenin hari-hari kalian, atau mungkin partner yang sejalan sama pikiran kalian :)

25.12.11

Kado Yang Tak Terlihat

Waktu kecil kita merindukan Natal. Dimana kita menanti seorang Santa Klaus datang menaruh kado dibawah pohon natal, bukan di kaos kaki, karena di rumah gue kaos kaki itu untuk dipake, bukan digantung. Dan sampai seiring bertumbuh dewasa, gue masih belum bisa mengkhayati apa arti Natal yang sesungguhnya, begitu juga beberapa teman-teman gue.

Kalo dari pribadi gue sendiri, gue enggak mengerti apa makna dari Natal karena gue bukan dilahirkan dari keluarga yang merayakan Natal. Dan baru 1 tahun kemarin gue resmi menjadi Katolik dan mencoba untuk mengerti arti Natal, itupun masih belum begitu ngerti walau Pasturnya udah ngulang-ngulang ngomong Yesus itu lahir. Dalam konteks selain agama, Natal juga merupakan suatu saat dimana kita berkumpul sekeluarga dan merasakan hangatnya kebersamaan. Sekali lagi, keluarga gue bukan sebuah keluarga yang merayakan adanya kebersamaan tersebut, ditambah gue tidak mempunyai latar belakang pengertian apa itu sebuah keluarga. Ditambah satu saudara yang ngeselin, lengkaplah penderitaan gue.

Sampai tanggal 24 pagi tadi, gue masih belum merasakan "Spirit of Christmas" yang disebut-sebut di status FB sampai BBM. Dengan muka suntuk, gue bersiap-siap buat nemenin temen gue ke Pasar Baru. Walau disana gue cuma nemenin dia nyari barang keperluan dia, entah kenapa gue ngerasa bahagia aja. Secara gak sadar, otak gue langsung melakukan flashback kayak di sinetron atau komik-komik Jepang. Dia yang merupakan sosok yang lebih tua, tapi bisa diajak gaul, tuker pikiran, curhat-curhatan dan sebagainya. Orang ini memang merupakan figur seorang saudara yang gue idam-idamkan, bukan saudara yang otoriter dan blo'on. Gue akhirnya dikasih kesempatan untuk merasakan seperti apa punya saudara yang bener-bener ngedukung gue.

Malamnya, salah satu temen SMA gue ngajak kumpul bareng untuk mengadakan sebuah tradisi yang dinamakan Tutup Buku (baru dinamain tadi lho). Dimana kita ngumpul bareng sambil ngerekap apa yang udah terjadi satu tahun belakangan karena keterbatasan waktu kita untuk bertemu. Semuanya direkap dalam pertemuan singkat yang gak lebih dari 2 jam. Dari siapa demen siapa sampai ada apa dan kenapa. Gue pun akhirnya melanjutkan dengan Misa Malam Natal sendirian. Siapa yang nyangka, akhirnya gue terdampar di gereja enggak sendirian, tapi sekomplotan temen-temen gue untuk merayakan Misa Malam Natal bareng. Disini gue menyadari konteks sebuah kehangatan dan kebersamaan keluarga dalam Natal. Mereka enggak harus blood related, enggak harus merit sama saudara elu dan elu harus manggil dia ipar. Cukup berkumpul bersama, dan ketika kita mau buka hati kita dan ngerangkul satu sama lain, maka suasana Natal akan hadir disana.

Santa Klaus mungkin memang enggak eksis di dunia ini dan cuma merupakan gimmick marketing. Tapi satu yang bisa gue maknai dari Natal, kado pada hari Natal itu memang ada. Kado tersebut bukan barang mahal yang kita nantikan. Kado tersebut merupakan sebuah kado yang tak terlihat, yang telah diberi tanpa kita sadari. Kado yang terbaik, yang tak akan pernah hilang sampai kapanpun juga.

Dan kamu adalah kado terbaik yang pernah hadir.






Thank you, Lord. 
This is the first Christmas that I've ever felt :')


21.12.11

Gak. Gak bisa. Gue gak bisa. Gue gak bisa (fill in the blank).

Retoris

Siapa aku?
Siapa kamu?
Untuk apa aku hidup?
Untuk apa aku ada?
Untuk apa aku selalu bertanya?




Sebuah pertanyaan retoris 
yang tidak pernah kita sadari jawabannya
jika kita tidak pernah mencari
dan terus bertanya...

2.12.11

As Time Goes By

Sebelumnya saya mau minta maaf sebesar-besarnya untuk para fans saya yang udah lama nunggu-nunggu postingan saya yang lain. Disamping saya lagi sibuk, saya juga mengalokasikan waktu luang saya untuk guling-guling di ranjang mengisi energi. Ini gak penting sih, tapi seenggaknya kalian tahu alasan saya kenapa gak sempet nongol di blog lagi.

Well, semua hidup manusia siapa yang tahu. Mau direncanain semateng-matengnya Mangga Gedong pun, kalau tadinya kita merencanakan mangga itu dijadikan asinan tetapi malah dimakan sama tante lu, akan beda toh ceritanya? 

Sama dengan kehidupan gue. Seiring dengan berjalannya waktu, gue udah mempersiapkan "Mangga Gedong" alias bekal gue kedepan dalam pekerjaan yang gue impi-impikan, yaitu menjadi seorang copywriter di sebuah agensi periklanan. Gue belajar menulis, meniti kata per kata, tara cara tulisan, dan sebagainya sampe gue gak bisa sebutin satu per satu karena gue lupa. Pada akhirnya gue gak mungkin menulis tanpa gue mempelajari sebuah riset. And so, I did it.

Seorang aktor lama (gak lama-lama amat sih, kira-kira umurnya setara sama Cinta  Fitri 4 season lah) kembali muncul dalam kehidupan gue dan mengarahkan gue untuk tidak menjadi seorang copywriter. He did this unintentionally. Karena dia mempunyai ketertarikan dalam bidang strategi, secara gak langsung gue ketepak untuk mempelajari hal tersebut dari dia. Gue pun tertarik untuk jatuh dalam bidang tersebut, dan mempunyai target kedepannya menjadi seorang brand manager, atau jabatan-jabatan yang be-ti (beda tipis). Walaupun pada kenyataannya gue masih mempelajari hal-hal lain seputar periklanan dan sanak saudara kandung maupun tirinya.

Kita boleh berencana kedepan mau jadi apa. Mau jadi bos, direktur, agen asuransi, fotografer atau yang difoto, jadi penulis blog kayak gu-weh, apapun boleh deh. Untuk semua ilmu yang udah kita pelajari capek-capek, walaupun kedepannya kita gak terjun ke dunia yang kita pelajari dahulunya kita harus percaya bahwa itu semua untuk kebaikan kita. Ilmu tersebut gak bakal sia-sia kok!

Thanks to you, I'm happy with my condition right now :) 


4.11.11

Ayu Ting Ting

Seuntai kalimat di BBM dari teman kantor pada pagi hari


"Woi Ming, Ayu siapa?"
"Ayu Ting Ting!"
"Hah? Ayu Ting Ting? Seriusan lu itu namanya?"
"Iya seriusan, Ayu Ting Ting penyanyi dangdut."
"Maksud gue Ayu klien kita guoblokkkkkkkk."

27.10.11

Broadcast Message

Untuk para pengguna BB, BM tentu menjadi makanan sehari-hari yang kita dapat. Kalau versi makanan, diibaratkan lemak jenuh yang pengen kita buang jauh-jauh. Kalau versi horror, kayak Jailangkung yang datang tak dijemput, pulang tak diantar.

Broadcast message sendiri banyak jenisnya. Mari kita jabarkan satu per satu.

1. Pesan penting (biasanya dari bos kepada bawahan)
BM yang penting dan gak boleh dihiraukan, biasanya berisi pesan penting dari bos tentang pekerjaan mendesak, ataupun libur mendadak yang kita tahu itu hampir gak mungkin. Pesan ini setara dengan pesan dari ketua kelas kepada temen sekelasnya, yang bisa berisi ulangan mendadak, bocoran soal, maupun gosip-gosip kontroversial seputar sekolah.

2. Jualan
BM yang antara penting dan gak penting masih kurang jelas kepastiannya. Penting jika barang yang dijual itu sesuai kebutuhan, gak penting kalo salah sasaran. Yang lagi ngetren belakangan ini adalah obat diet. Ya literally mereka gak akan menyebut itu obat, melainkan suplemen. Paling banter kalo gak acai berry ya CMP. Yang konon kalo diminum doang bisa turun 10 kg dalam 2 bulan. Percaya ga? Saya percaya. Percaya ada apa-apanya.

3. Pesan berantai
BM yang super gak penting, tapi dibutuh keahlian melek media tingkat rendah sampai menengah untuk melihatnya. Banyak orang yang suka asal BM, tapi pesannya gak pernah di filter. Entah itu ada teroris ngebom dufan lah, ngebom Sudirman Park lah (amit-amit, gue ngampus disitu), yang kalau gak di BM lagi kena kutuh lah. Yang pasti semua itu HOAX! Biasanya sang pengirim awalnya akan menggunakan isu-isu hangat yang membuat pesan terlihat riil.

Contohnya yang baru-baru ini adalah kerusuhan di hari Sumpah Pemuda. Isi pesannya kurang lebih akan ada kejahatan bersifat rasis, terus dikaitkan dengan peristiwa masa lalu (Mei 1998), link berita koran online yang dibuka aja kagak, dan isinya itu sama sekali gak mendukung statement. Cuma judulnya aja yang nyerempet. Teman saya baru saja mengirimkan pesan tersebut, dan saya bilang itu HOAX, dan dia bilang cuma bantu nyebarin. Pesan ini dapat membuat efek banyak orang parno. Saya nasehatin, dia malah cuekkin dan akhirnya ngehapus kontak saya. Bagus lah, BB saya bisa sedikit lebih ringan. #curcol

Well, kita gak bisa menghindari BM-BM dari kontak kita. Tapi tentunya dengan kemelekkan yang tinggi terhadap pesan yang disampaikan, kita bisa tahu mana yang harus kita serap dan mana yang harus kita buang jauh-jauh.

26.10.11

A Letter of Friendship

Dear you,

I just want to tell you that you are one of the best that I eve had and irreplaceable. Not only you, I have many spectacular friends in my life. That means you are my spectacular friend too.

You said you like to have a friend, but you used to live alone and you grant everything by yourself because there is no one there to help you.

You said you like to have a friend, buy friends in the world you used to live are nothing more than a bullshit.

Dear you, as you can see, you start a new life 2 years ago, and we met 1 year ago. I am here not only as your pupil, but also as your friend. Remember the 13th October 2011? We shook our hand and introduced our name.

I think I am not the only friends that you have. There are so many wonderful students who love you. Even though there are bitches too. And they are the best thing you ever had and irreplaceable.

Do not carry your burden alone again. Look at your back, we ready to carry it along together! And God is also there to help you.

Is not life is wonderful as it is? You are my teacher, my brother, and also my FRIEND :) I am proud of you.




Your student and your friend,



Darwin B.S.

10.10.11

Sahabat sepihak

20 tahun perbedaan kita. Wajah tua tanda ia telah hidup. Hidup melewati neraka, menanjaki surga, dan jatuh ke bumi. Wajahnya sudah mulai agak keriput, tapi ia tidak pernah termakan zaman.

Satu tahun kita mengenal. Emosinya sudah menjadi emosiku, walau emosiku bukan emosinya. Bahagianya sudah menjadi bahagiaku, walau bahagiaku bukan bahagianya. Lukanya sudah menjadi lukaku, walau lukaku bukan lukanya.

Mungkin itulah yang dinamakan prinsip sahabat sepihak, kau rela melakukan apa saja. Kau rela menjadi apa saja. Dan kau rela merasakan apa saja. Tanpa berharap pernah diingat sedetikpun.







Selamat ulang tahun, sahabat sepihak. 
Salam dari temanmu yang kurang ajar ;))

9.10.11

Sahabat sepihak

20 tahun perbedaan kita. Wajah tua tanda ia telah hidup. Hidup melewati neraka, menanjaki surga, dan jatuh ke bumi. Wajahnya sudah mulai agak keriput, tapi ia tidak pernah termakan zaman.

Satu tahun kita mengenal. Emosinya sudah menjadi emosiku, walau emosiku bukan emosinya. Bahagianya sudah menjadi bahagiaku, walau bahagiaku bukan bahagianya. Lukanya sudah menjadi lukaku, walau lukaku bukan lukanya.

Mungkin itulah yang dinamakan prinsip sahabat sepihak, kau rela melakukan apa saja. Kau rela menjadi apa saja. Dan kau rela merasakan apa saja. Tanpa berharap pernah diingat sedetikpun.







Selamat ulang tahun, sahabat sepihak. 
Salam dari temanmu yang kurang ajar ;))

2.10.11

Terulang

Di Goa Maria, aku berdoa dan berharap akan kedatangannya pada awal Oktober.
Dan sesosok orang yang mirip dia datang.
Hanya mirip, dan ia berlutut di depan patung Maria.
Ia berdoa.
Telepon selularnya pun berbunyi, ia angkat, ia melangkah pergi.
Dan tak kembali.

Di gedung tempat kita menonton konser, aku menunggu.
Dan dia datang.
Memang dia, dan kita duduk bersebelahan.
Ia memperhatikan konser dengan seksama.

Telepon selularnya pun berbunyi, ia angkat, ia melangkah pergi.
Dan ia tak pernah kembali.

30.9.11

Diary of Cactus

Setelah sekian lama saya beli bibit kaktus, akhirnya baru kesampean juga buat nanemnya. Gak tahu jenis apa, karena beli sepaket yang bibitnya campur aduk. Belinya di Pong's Corner. Postingan ini bakal terus saya update untuk terus mengikuti perkembangan si kecil ini. Cepat besar ya :)


 Sabtu, 23 September 2011. Bibit baru saja ditanam

Jumat, 30 September 2011. Umur kaktus baru 5 hari. 
Gak sabar lihat kalian tumbuh besar :)

29.9.11

Teresa Teng

Gue yakin 100% gue adalah anak-anak paling spesial dibandingkan yang lainnya. Ketika mereka semua diberi minum susu coklat, gue diberi susu putih aka vanilla.

Ketika mereka dibesarkan dengan ikan dan daging, gue dibesarkan dengan telur doang. Gara-gara gue gak bisa makan daging. Otak cuma isi protein sama bisul.

Ketika mereka diperkenalkan dengan si penyanyi cilik Tasya, Sherina, gue diperkenalkan dengan sosok wanita dewasa bernama Teresa Teng. Otomatis lagu yang gue tahu itu bukan "Andai Aku Telah Dewasa" atau lagu-lagu anak beken lainnya, melainkan "Tian Mi Mi" atau "Ye Lai Xiang". Gak lupa "Shi Feng Zhen De Ai Wo" yang gue lupa nama penyanyinya. Gue berada di dunia yang 180 derajat berbeda dari anak normal pada umumnya.

Seiring dengan perkembangan umur, dampak kurikulum "Teresa Teng" masih berjalan terus. Semua anak tumbuh dengan menonton serial-serial eksis macam AADC atau seri film Friends, gue tumbuh diantara cinta Dao Ming Shi dan San Chai yang berbeda kasta. Dari mereka saling benci sampai Hua Ce Lei ikutan naksir, terus San Chai pun memilih Dao Ming Shi. Akhirnya mereka jadian dan terbang ke Spanyol, tak disangka Dao Ming Shi tabrakkan dan ditolong Ye Sa. Intinya mereka A Se dan San Chai tetep happy ending dueh!

Duh gue ampe afal gini ya... Hidup di lingkungan mandarin itu memang ekstrim. Semua karena Teresa Teng!

22.9.11

Gantung

gantunggan.tung
[v] sangkut; kait


Definisi kata gantung di atas merupakan definisi gantung dari KBBI. Dan ya, saya sedang berada pada posisi tersebut.

Gantung adalah posisi dimana anda dimasukkan ke dalam suatu ketidakpastian akan sebuah kondisi. Seperti ketika anda mengajak teman anda pergi, tetapi dia malah berkata "lihat dulu ya" atau "will let you know". Tetapi ketika ditanya lagi, BBM sengaja gak di read, di hubungi gak bales, seribu satu cara mereka lakukan untuk mengelak. Pacaran tapi putus gak mau, dilanjutin juga gak jelas kemana.

Gimana sih rasanya kalau kepastian anda digantung di bawah langit dan di atas bumi tanpa tahu harus berjalan kemana? Well, saya rasa semua orang gak suka berada di posisi ini. Mau ya mau, enggak ya bilang enggak. Kata alm. Gusdur, gitu aja kok repot.