Tampilkan postingan dengan label absurd. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label absurd. Tampilkan semua postingan

4.11.11

Ayu Ting Ting

Seuntai kalimat di BBM dari teman kantor pada pagi hari


"Woi Ming, Ayu siapa?"
"Ayu Ting Ting!"
"Hah? Ayu Ting Ting? Seriusan lu itu namanya?"
"Iya seriusan, Ayu Ting Ting penyanyi dangdut."
"Maksud gue Ayu klien kita guoblokkkkkkkk."

29.9.11

Teresa Teng

Gue yakin 100% gue adalah anak-anak paling spesial dibandingkan yang lainnya. Ketika mereka semua diberi minum susu coklat, gue diberi susu putih aka vanilla.

Ketika mereka dibesarkan dengan ikan dan daging, gue dibesarkan dengan telur doang. Gara-gara gue gak bisa makan daging. Otak cuma isi protein sama bisul.

Ketika mereka diperkenalkan dengan si penyanyi cilik Tasya, Sherina, gue diperkenalkan dengan sosok wanita dewasa bernama Teresa Teng. Otomatis lagu yang gue tahu itu bukan "Andai Aku Telah Dewasa" atau lagu-lagu anak beken lainnya, melainkan "Tian Mi Mi" atau "Ye Lai Xiang". Gak lupa "Shi Feng Zhen De Ai Wo" yang gue lupa nama penyanyinya. Gue berada di dunia yang 180 derajat berbeda dari anak normal pada umumnya.

Seiring dengan perkembangan umur, dampak kurikulum "Teresa Teng" masih berjalan terus. Semua anak tumbuh dengan menonton serial-serial eksis macam AADC atau seri film Friends, gue tumbuh diantara cinta Dao Ming Shi dan San Chai yang berbeda kasta. Dari mereka saling benci sampai Hua Ce Lei ikutan naksir, terus San Chai pun memilih Dao Ming Shi. Akhirnya mereka jadian dan terbang ke Spanyol, tak disangka Dao Ming Shi tabrakkan dan ditolong Ye Sa. Intinya mereka A Se dan San Chai tetep happy ending dueh!

Duh gue ampe afal gini ya... Hidup di lingkungan mandarin itu memang ekstrim. Semua karena Teresa Teng!

22.9.11

Merangkap Pembantu

Salah satu teman kampus saya, Yuyu, semalem tiba-tiba ngetweet minta dikepangin. Akhirnya saya tanggepin aja saya bisa ngepang. Dan tiba-tiba saya berasa dejavu. Dulu saya belajar ngepangin siapa ya sampe bisa ngepangin orang?

Ternyata setelah beberapa lama loading di tempat, saya dulu ngepangin embak aka pembantu saya. Saya jadi bingung, sebenernya siapa yang pembantu sih?

8.8.11

Ckckck

Entah kenapa ketika gue melihat orang mengetik "ckckck", gue merasa kesel sendiri. Seakan meremehkan dan menganggap dia yang paling benar.

2.8.11

Alternatif Lain

Sebuah perjalanan macet, percakapan antara saya dengan bos di dalam mobil Avanza.

"Ming, tau gak jalan ke Canisius?"
"Wah gak wahu, Bre. Tahunya jalan ke SanUr (Santa Ursula)."

Diam sejenak.

"Lu gak memecahkan masalah, Ming."

23.7.11

Tiga Agama

Pernah baca postingan saya yang tentang agama? Kalau belum baca dulu di sini.

Hari terakhir saya masuk kampus ditutup dengan ujian Introduction to Mass Communication, yang tadinya satu hari sama Introduction to Performing Arts yang *untungnya* berakhir dengan sukses. Padahal saya udah deg-degan setengah mati pas manggung. Kalau hari terakhir teman saya pulang seusai ujian, saya malah terpuruk di kampus B untuk bantu ngurus teater kelas tetangga.

Mumpung berada di kampus B, saya sekalian aja mau benerin status agama yang saya isi waktu itu. Karena di semester 3 nanti saya bakalan dapet mata pelajaran agama, ya sesuai agama yang saya isi. Lalu setelah 5 menit nunggu, saya minta tolong sama orang akademik untuk ubah agama saya.

"Pak, permisi mau tanya. Kan semester 3 nanti saya dapat pelajaran agama. Itu pilih sendiri atau sesuai data/KTP yang saya kasih ya, Pak?"
"Oh itu sesuai data yang diisi dek. Emangnya kenapa?"
"Saya mau ganti data agamanya Pak, soalnya berubah. Terus yang di KTP juga salah, Pak"
"Ohhh emang agamanya sekarang apa?"
"Katholik."
"Dulu?"
"Buddha."
"Di KTP?"
"Islam."

Alhasil saya diketawain abis-abisan sama orang akademik kampus B. Penutupan semester yang SANGAT BERKESAN.

12.7.11

Jika "x" = jumlah anak; Maka:

Jika orang tua mempunyai "x" anak, maka maksudnya adalah:

x = 1: Tujuan
x = 2: Ideal (terencana)
x = 3: Mencari yang terbaik
x = 4: Kebablasan
x = 5: Kehendak Tuhan
x = 6: Nafsuan






Sebuah celotehan di mobil Avanza dengan rekan kerja, saat perjalanan menuju Karawaci.

21.6.11

Feriningrum

Apalah artinya sebuah nama sudah menjadi sebuah pepatah yang basi. Bukan berarti karena teman kalian berkata "Emang mau lo dikasih nama Hajat sama emak lo?" Tetapi memang karena nama itu mengandung sejuta makna. Salah satunya teman saya, Ruth Feriningrum.

Saya bertemu dia ketika pertama kali masuk kelas di kampus. Di benak saya berpikir nih anak namanya keren banget! Orang tuanya pasti kreatif deh. Yeah, orang tuanya memang kreatif. Terdengar seperti nama yang eksotis.

Ningrum sendiri artinya bening dalam bahasa Jawa (kata si empunya nama loh). Feri? Berikut sejarah yang terkuak dari bibir teman saya sendiri.

"Jadi ceritanya itu dulu emak sama bapak gue ketemunya di kapal Feri! Terus ningrum itu artinya bening dalam bahasa Jawa. Jadi deh Ruth Feriningrum!"

Sekarang saya lebih setuju dengan pepatah "Nama mengandung sejuta makna". Kalau kalian tanya itu pepatah darimana, saya ngarang sendiri.



But I wonder if...
Bapak emaknya ketemuan di bemo, namanya jadi apa ya...?

9.6.11

NOTE: Postingan ini terinspirasi dari ngalor ngidul teman saya, yang memicu saya untuk mengembangkan ide ini lebih lanjut. Mudah-mudahan jurusan ini benar-benar ada. Amin!

JURUSAN: Cinta
Gelar: S.Pc; Sarjana Ilmu Percintaan
Mata Kuliah:

  1. Pengantar Ilmu Cinta
    Tujuan pembelajaran: Mengetahui apa itu cinta, abstrak dan konkrit dari sebuah cinta itu sendiri, jenis-jenis cinta.
    SKS: 2
  2. Komunikasi Cinta
    Tujuan pembelajaran: Mengetahui bagaimana berkomunikasi menggunakan bahasa universal, yaitu cinta. Juga belajar gombal-gembel yang dapat membuat pasangan klemar-klemer.
    SKS: 2
  3. Psikologi Cinta
    Tujuan pembelajaran: Mengetahui dampak-dampak psikologis pasangan yang larut dalam asmara. Mempelajari bagaimana memperbaiki keadaan hati pasangan yang sedang galau maupun gundah gulana.
    SKS: 3
  4. Manajemen Cinta
    Tujuan pembelajaran: Mempelajari supaya dapat menata waktu untuk orang yang tercinta terhadap waktu kita yang padat. Juga handal dalam me-manage hati pasangan.
    SKS: 2
  5. Logika Cinta dan Hasrat
    Tujuan pembelajaran: Mengetahui perbedaan mana yang cinta, mana yang hasrat. Juga mengajarkan selalu menggunakan logika dalam menangani cinta dan hasrat. Love is blind, dude!
    SKS: 3
  6. Marketing Cinta
    Tujuan pembelajaran: Mengetahui pasar cinta apa yang sedang laku di pasaran. Cinta gombal kah, cinta akan uang kah, atau Cinta Fitri yang nyaris abadi. Dengan mempelajari ilmu marketing cinta, dapat dipastikan makin handal dalam mencari pasangan dalam cinta.
    SKS: 2
  7. Statistika Cinta
    Tujuan pembelajaran: Mengetahui rating-rating cinta yang sedang tren, dan menghitung rasio cinta akan lawan jenis.
    SKS: 2
  8. Filsafat Cinta
    Tujuan pembelajaran: Mengetahui asal usul 'apa itu cinta' yang selama ini masih belum terkuak dalam misteri insani.
    SKS: 2
  9. Komersialisasi Cinta
    Tujuan pembelajaran: Mengetahui bagaimana sebuah cinta dapat menjadi benda yang namanya UANG. Bahasa singkatnya, jual cinta demi duit.
    SKS: 3
  10. Cinta Interkultural
    Tujuan pembelajaran: Mengetahui macam-macam cinta melintasi batas negara. Bagaimana mentolerir bahasa-bahasa cinta yang berbeda tetapi sama. *cie ilehhhh*
    SKS: 3
Ahh udah ah gombal-gembelnya! Ntar malah keterusan lagi HAHAHA.

24.5.11

Twins

Pernah sempat terpikir kalau punya kembaran itu enak ya. Muka nyaris sama, tinggi nyaris sama. Ya seenggaknya gak harus nyaris sama sih, kembar itu bisa merubah nasib fisiknya dengan tidak makan kacang dan rajin berolahraga kok! Maap ya sedikit curhat jadinya wkwkwk.

Yaaa intinya saya pengen banget punya saudara yang sepantaran, dan bisa ngertiin saya apa adanya. Bukan jadi tipe Belanda yang menjajah Indonesia, dibikin seret terusssss. Tapi berhubung muka saya jelek dan perut saya buncit, mending gak usah punya kembaran deh. Gak kuat saya lihat cerminan diri sendiri yang menderita HAHAAHA!

23.5.11

Dipotong

Salah satu senior saya, sebut saja bunga DM, memberitahu saya bahwa di kampus tuh ternyata ada yang pernah... merubah jenis kelaminnya...

Ihh gila amit-amit deh gue gak bisa bayangin, itu burung dipotong terus diganti lobang. Denger-denger namanya berubah, dari Budi jadi Agnes. Aduh gak nyambung banget. Dari Budi jadi Sumiati kek biar sama-sama terdengar Indonesia. Teman-teman, sebencong-bencongnya kalian jangan sampe yak berubah kelamin!

22.5.11

RECHARGE! - Slogan Susu Kotak

Slogan susu kotak dari seorang pembicara di seminar.

SUSU KOTAK
ULTR*J*YA

-Tersedia dalam ukuran 34B-

21.5.11

Today is Friday

Warning: walau tulisan ini mungkin tertulis terbit hari Sabtu, 21 Mei 2011, saya akan tetap kekeuh untuk tidak mengubah judul menjadi Today is Saturday!


Uuu yeah-yeah.  Berhubung hari ini hari Jumat, saya mau pinjem lirik lagu dari Rebecca Black dulu.

Today is Friday, tomorrow is Saturday, and Sunday comes afterwards.

Ok, maaf kalau saya agak lebai. Tapi hari Jumat itu emang paling ditunggu, dan Jumat kali ini berkesan banget di pantat, mulut, dan hati. Dimulai dari latihan teater yang notaben hampir semua pemainnya dateng, ditambah make up class yang menyenangkan, dan beberapa hal menyenangkan lainnya. Saya tulis dalam poin aja ya biar gampang bacanya hahaha.


  1. Seminar RECHARGE!
    Seminar yang dibikin AdSoc satu ini cukup membuat saya makin yakin untuk maju ke dalam dunia periklanan. Walaupun saya tahu kedepannya gak bakalan mudah. 4 orang pembicara yang saya lupa nama mereka semua menjadi motivator gak resmi saya. Bahkan saya sempat minta kartu namanya looh. Makasih ya agan Rony S :D Diakhiri dengan makan buffet GRATIS. Tapi buffetnya cuma risol, tahu isi, sama tar susu aja...

  2. Boker di Kampus
    Semua orang tahu apa itu boker, dan itu adalah salah satu aktivitas vital manusia yang tidak mungkin ditinggalkan. Seumur-umur, saya tidak pernah boker di suatu tempat yang berhubungan dengan pendidikan. Apalagi cuma dengan alesan kepepet. Tapi untuk kali ini saya menyerah 100%. Daripada boker di kelas PSC (Public Speaking Club), lebih baik saya boker di kampus.

    Untuk lebih tepatnya, saya boker di kampus C lantai 2, jam 7 malam. Lampu di lorong udah pada mati, bikin suasana makin merinding disko. Dan akhirnya saya harus melepas idealisme saya yang telah melekat semenjak lahir. Yang pertama, tidak boleh boker selain di WC jongkok. Karena saya biasa di rumah menggunakan WC jongkok, dan lebih cepat kelar ritualnya. Kedua,  kalaupun harus boker, tidak boleh duduk di WC duduk, tapi harus jongkok.

    Ini demi mempertahankan idealisme di medan yang berbeda. Toh manusia harus mempunyai idealisme kan untuk bertahan hidup, walau hanya permasalahan sebesar hajat? Tetapi karena kondisi memaksa, maka saya harus mengorbankan idealisme saya (sesaat) untuk meneruskan kehidupan saya. WC duduknya punya semprotan automatic loh, jadi kerannya tinggal diputer, terus keluar deh selang buat semprot airnya. Terus baru di lap pake tisu. Tapi saya tetep lebih nyaman dengan boker posisi jongkok, dengan sabun dan air untuk membersihkannya.

  3. Makan seafood
    Selama ini saya makan seafood hanya karena kecelakaan. Alias saya tidak tahu bahwa tempat makan itu adalah seafood. Tetapi kali ini PSC mengubah semuanya. Selesai latihan debat, saya langsung digiring ramai-ramai untuk makan seafood. Awalnya sih cuma mau mesen kangkung atau brokoli. Tapi ujung-ujungnya saya nagih sama kerang ijo dan ikan kue yang ENAK BANGET, TAHU GAK SEH LO?! Padahal saya gak berani makan ikan gara-gara gak tega. Tapi berhubung enak yaa... kenapa enggak?

  4. Mengetahui  bahwa seorang Mei mempunyai nama asli Suriati
    Judul sudah cukup jelas. Mei = Suriati.
Pokoknya hari ini adalah salah satu hari bersejarah di hidup saya, patut dijadiin tanggal merah di kalender sendiri. Pengalaman baru dari yang terpenting sampai yang tak terpenting.

17.5.11

5kg

Kata para tetua, kuliah di LSPR itu santai, cuma 3 jam sehari.



PADA NYATANYA GUE TURUN  5KG CUMA GARA-GARA TUGAS.


:'(

14.5.11

120 cm

London School of Public Relation, 10 April 2011, pukul 10.30 lewat dikit. Pembicaraan dua orang mahasiswa (salah satunya saya) akan UTS Communication Theory.

"Win, tadi PG nomor xx gak ada jawabannya kan?"
"Hah? Yang mana?"
"Yang personal distance itu lohh."
"Loh, ada kok. Jawabannya 46-120cm."
"Hah? Kan di buku 46-1,2m."
"1,2m itu berapa cm?"
"..."

8.5.11

Serasa Main Film

Kalau ditanya cita-cita saya dulu apa, saya pingin jadi dokter, astronot, atau hal-hal mustahil lainnya. Sekarang sih pengennya kerja di Advertising Agency, tapi tetep aja saya terkadang berkhayal mempunyai cita-cita mustahil lainnya, yang tidak perlu saya umbar disini karena akan merasa amat sangat BODOH terhadap diri sendiri. Cita-cita yang kedua saya sekarang adalah menjadi orang eksis. Gak harus artis, yang penting eksis deh! Dan sepertinya itu sudah agak kesampaian. Yang ketiga adalah main film. Gak harus jadi peran utama sih, jadi orang yang makan bakso di pinggir jalan juga boleh. Yang penting nongol. Ihihihi.

Berawal dari Jumat siang, saya di jemput bos saya di tempat biasa, di depan jalan raya yang penuh polusi, debu, dan radikal bebas. Yang pada akhirnya membuat saya terlihat 10 tahun lebih tua kalau pake kemeja batik. Oke, itu gak penting. Jadi hari itu saya pergi ke Cilandak untuk mengikuti gladi resik SMUN 109. Yang berakhir tidak pulang ke rumah, tetapi menginap guest house Sawo Manila. Ketika telah membayar uang kamar, bos saya baru tahu bahwa kamar tersebut hanya untuk 2 orang. Lebih dari itu kena tambahan biaya. Entah mas-masnya yang kurang teliti atau kita pintar ngumpetin orang dalam tas, alhasil kita gak kena tambahan apa-apa. Dengan ganti kita harus memakai fasilitas secara 'bersama'. Ya, 'bersama'.

Karena molor bangun dari jam 5 menjadi jam 6 pagi, terpaksa kamar mandi kami pakai secara 'bersama'. Ya, ini lah 'bersama' yang saya maksud. Pergi, pergi bareng. Pulang, pulang bareng. Mandi, mandi bareng. Saya pun harus mandi bareng bos saya. Untung sisi kiri kamar mandi adalah shower, tengahnya kloset, dan sisi kanannya bath tubh yang ada showernya juga. Berita bahagianya, di sisi kiri dan kanan dilengkapi tirai untuk mandi. Jadi saya bugil pun tidak kelihatan.

Ketika saya mandi, saya merasa ada di adegan film-film. Dengan posisi kamera mengshoot tirai yang bersiluetkan orang bugil. Lebih tepatnya sambil keramas atau sabunan sambil menggingigil karena mandi pakai air dingin.

Film bokep, yaaaa bisa. Ketika adegan seorang lelaki mandi, tiba-tiba ada seorang wanita masuk, dan langsung melakukan adegan tidak senonoh di kamar mandi. Oke, maaf fantasi saya berlebihan. Tetapi yang ternyata masuk adalah bos saya yang satunya lagi. Masuk untuk numpang kencing. Benar-benar jauh dari ekspetasi. Dan bos saya itu adalah pria.

Film horror, yaa juga bisa. Nanti ada tangan-tangan misterius merajam tubuh saya. Hiiyy amit-amit deh.

Pokoknya dijadiin film apa aja bisa deh, walaupun cuma sekedar siluet orang mandi sambil sabunan atau keramasan. Seenggaknya, saya sudah berhasil meranin satu adegan kontroversial di berbagai film. Dengan penonton hanya bos saya yang sedang kencing, itupun sembari setengah tidur.

1.5.11

Nama Saya: Agus

Mengabsen anggota kur KMK Universitas IPB.

"Agatha!"
"Hadir!"
"Agus!"
"Hadir kak!"
"Ha? Agus?"
"Iya, saya!"
"Agus kok cewek?"

*lirik list nama*

"Ohh, nama kamu Agus Fitriani Tambun toh."

27.4.11

Teori Seks

Dengan penuh entusiasme, habis pulang kampus dan langsung meluncur ke kantor. Saya berbicara dengan salah satu dari empat bos saya dengan mata berapi-api.

"Breeee, lu (jangan ditiru ya ngomong ke bos pake 'LU') tahu gak teori Lovemarks, Blue Ocean, sama 360 degrees?"
"Itu apaan win? Teori seks Kama Sutra?"
"..."

26.4.11

Cuma Kentut Aja

"Trut... trut... trut..."
"Siapa yang ketok pintu, win?"
"Tadi kentut kok." #mintadigiles

21.4.11

I'm Sorry Goodbye

Kalau kalian dengar kalimat 'I'm Sorry Goodbye', pasti yang terbayang antara Krisdayanti atau ditinggal pacar. Kalau di pelajaran Marketing di LSPR, semuanya menjadi berbeda. 'I'm Sorry Goodbye'  cuma berlaku kalau dapet nilai 0 di kuis. Dan banyak korban berjatuhan akibat soal yang menjebak.


Kurang lebih setengah kelas sudah masuk, nasibnya tidak diketahui. Kalau gak salah yang baru lolos itu satu orang. Dan saatnya saya masuk. Untung gak dapet itu kalimat ajaib, walau nilau cuma 50. Gak lama orang berikutnya masuk. Dan sial pun menimpa dirinya.

Dosen: "Oke, I'm sorry goodbye."
Ardhy: "Samakan suaraaa."
Choir-choir-an: "Samaaaaaaa. Maafkan kau harus pergi (nada lagu KD), at LSPR (himne kampus)."

Dosen saya sih cuma cekikikan aja ngeliat tingkah kelas kami yang makin lama makin absurd, dan tentunya KREATIF! Korban berikutnya pun berjatuhan.

Ardhy: "Tenang kok, kalian gak enol sendiri. You are not alone, kamu dapat enol, besok pasti enroll!"

Alamakk amit-amit deh gue enroll.