Tampilkan postingan dengan label future. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label future. Tampilkan semua postingan

4.7.10

Bride

"Kamu udah gagal katekumen 1 kali? Aku udah 3 kali bok! Sama yang ini aku jadinya ikut 4 kali! Aku mau merit gak bisa-bisa nih. Dulu aku sempat ikut 6 bulan tapi stop gara-gara kuliah lagi."
Gumam Magda, salah satu teman katekumen yang berumur kepala 2 dan akan segera menuju ke pelaminan.

Mendenger kata "merit" gue jadi teringat akan pasangan yang akan menikah *ya iya lahh*
Sesaat sang mempelai wanita menjadi wanita tercantik di dunia selama 1 hari. Benar-benar hari yang spesial.

Dimana semua mata memandang dirinya, dan berbahagia akan 1 langkah kedepan menuju gerbang kebahagiaan. Membuka lembaran baru, dan ketika membuka mata di pagi hari, ia melihat ada orang yang mengasihinya 24 x 7 jam.
Yang selalu membelai dan memeluk dirinya ketika ia membutuhkan.


And after he said "Yes, I do", they kissed each other *aaaaaaaaaaaaa*
Girl, you're the luckiest creation in the world ;)

credit: here


23.5.10

Dear, Future Self



Dear you,
Who's reading this letter
Where are you and what are you doing now?

For me who's 15 years old
There are seeds of worries I can't tell anyone

If it's a letter addressed to my future self,
Surely I can confide truly to myself

Now, it seems that I'm about to be defeated and cry
For someone who's seemingly about to disappear
Whose words should I believe in?
This one-and-only heart has been broken so many times
In the midst of this pain, I live the present

Dear you,
Thank you
I have something to tell the 15-year-old you



If you continue asking what and where you should be going
You'll be able to see the answer

The rough seas of youth may be tough
But row your boat of dreams on
Towards the shores of tomorrow


Now, please don't be defeated and please don't shed a tear
During these times when you're seemingly about to disappear
Just believe in your own voice
For me as an adult, there are sleepless nights when I'm hurt
But I'm living the bittersweet present

There's meaning to everything in life
So build your dreams without fear
Keep on believing

Seems like I'm about to be defeated and cry
For someone who's seemingly about to disappear
Whose words should I believe in?

Please don't be defeated and please don't shed a tear
During these times when you're seemingly about to disappear
Just believe in your own voice

No matter era we're in
There's no running away from sorrow
So show your smile, and go on living the present
Go on living the present

Dear you,
Who's reading this letter
I wish you happiness...

10.12.09

Past or Future?

Terkadang gue berpikir.
Kenapa setiap manusia suatu waktu harus menghadapi sebuah kenyataan, dimana ia hanya diberikan salah satu pilihan.
Dimana kita gak bisa menempuh kedua jalan tersebut, dan harus menempuh salah satunya.
Dimana kedua jalan tersebut mungkin akan membawa kita ke jalan yang berbeda, ataupun membawa kita ke jalan yang sama, hanya saja yang satunya dapat membawa kita menuju tujuan akhir kita lebih cepat.

Jalan yang pertama menawarkan untuk membeli sebuah masa depan yang ingin kita tempuh. Walaupun jalan itu mungkin susah, tapi menjanjikan.
Sementara jalan yang kedua menawarkan untuk membeli masa kini untuk dikenang sebagai masa lalu. Jalan ini memang menyenangkan, tapi jalan ini dapat diibaratkan berliku-liku. Sehingga mungkin kita akan menuju jalan pertama, hanya saja lebih lama, ataupun menuju jalan buntu yang akan membuat mimpi kita sirna.

Itulah kondisi yang sedang gue hadapin sekarang.
Gue dilema, mana yang harus gue pilih. Membeli sebuah masa depan atau masa kini untuk dikenang sebagai masa lalu?

Hati gue rada tergerak untuk membeli masa depan, tapi disisi lain masa lalu gak bakal gue bisa lewatin lagi.

"If you were me, which one will you choose?"