Sekarang yang namanya Black Berry di Indonesia udah merajalela dimana-mana. Ketika gue naek busway, gue serasa menjadi manusia terakhir di bumi yang gak pake BB. Kiri kanan pake BB. Mau Onyx kek, Gemini kek, gemintang kek, pokoknya BB!
Terkadang gue kesal sama teman gue yang memakai BB. Bukan kesal karena mereka memakai BB. Karena mereka sering kali melupakan bahwa ehhh ada gue kaleee di samping loooooo. Pepatah mengatakan, BB mendekatkan yang jauh tetapi menjauhkan yang dekat. Serasa kalo dia BBMan sama temennya yang di Amerika, temennya jadi di sebelah dia. Dan gue yang di sebelah dia bakal langsung terbang ke Amerika. Wih kalo bisa terbang ke Amerika beneran BBMan dah ama temen lo yang di Amrik sono.
Dan ketika sekarang gue berkenalan dengan orang baru, sekarang bukanlah nomor HP yang ditanya. Tetapi mereka bakal nanya "Ehh pin BB lo dong!"
Gimana kalo gue kenalan sama lo gue tanyain "Eh pin ATM lo dong!"
Minta ya nomor HP kaleeee. Lo kate semua makhluk di dunia make BB apeeeeeeeee. *naik pitam*
Para pembaca yang menggunakan BB, salah satu responnya pasti bakal mengatakan begini.
"Ehh lo sirik gak bisa beli BB? Hahaha."
Komentar diatas pasti bakal terlontar dari mulut para ABG. *yakin seyakin-yakinnya*
Yahh gue gak melarang sih memakai BB, tetapi hormatilah teman-teman yang berada di sebelahmu daripada BB yang di tanganmu.
Tampilkan postingan dengan label BB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BB. Tampilkan semua postingan
20.11.10
20.3.10
Termakan iklan
"Bu, motong rambut model baru nih ye."
"Ia dong, kan biar kayak AgMon."
Mendengar kata "Termakan Iklan", apa yang kalian pikirkan?
Biasa sih pada mikirnya begini, gara-gara iklannya bagus, tertarik tuh beli produknya.
Tapi ini gak berlaku buat 1 guru gue tercinta, Empok Sur
Si empok yang dibawah tangan guru cowok
Terhasut iklan
Bukan berarti guru gue jadi BBholic atopun anggota BBlicious, tapi terhasut buat motong rambut kayak AgMon!
Yak, silahkan kalian ekspetasikan sendiri
Langganan:
Postingan (Atom)