Tampilkan postingan dengan label anak kreatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak kreatif. Tampilkan semua postingan

11.2.10

Jika kreatif bertemu dengan kenakalan

Ada aja kelakuan kalo ketemu temen yang kreatif tapi digabungin ama kosa kata yang namanya nakal.
Konteks kreatif gue dsini: apa aja bisa jadi mainan,  pinter buat ngasih julukan baru.

dan konteks nakal gue dsini: kerjaannya ngatain orang terus, memanfaatkan segala macam benda untuk menjadi media ngisengin orang.

Dan inilah 2 tersangkanya

Tersangka pertama
 
Nama: Robert Halim
Kepercayaan: Alayism
Panggilan: SQ, Alay, Rudi, lu ti, martabak, marina, ma li na, body lotion, cooler box, dan masih banyak lagi sehingga tidak bisa disebutkan satu per satu.
Sifat: tidak bisa didefinisikan dengan kata-kata. Ibarat manusia minum senyawa serotononim dan akhirnya nge-fly.
Status: Masih lajang, menunggu berondong siap ditangkap.
Motto: Mau cewek, mau cowok, gue embat semua!

Tersangka kedua

Nama: Erio Tjia (kanan)
Kepercayaan: Foodism (bisa dilihat dari bentuk badan)
Panggilan: Ntong, gendut, eridut, edi, eti, echhi, doraemon, dan semua benda yang berbentuk besar maupun bundar.
Sifat: Suka memeluk siapa saja layaknya teletubbies. Sekali dipeluk gak mungkin dilepas, ditiban iya. Jangan sekalipun mencoba melawannya atau badan anda bakalan digiles langsung.
Status: Kata orang sih uda sold out.
Motto: Hidup hanya untuk makan.

Tadi pagi, 2 makhluk sejoli ini bertemu dengan alat yang bernama
kamus ALFA LINK!

Bisa 4 bahasa loh! hohoho

Namanya juga anak-anak kreatif, ada aja ni barang dipergunakan untuk sesutau yang tidak seharusnya diperuntukkan *kecewa
Mereka telah menemukan fungsi lain dari sebuah kamus alfa link, yaitu mentranslate NAMA ORANG TUA!

Heran?

Gue juga heran.

Dan seperti biasa, korban keganasan 2 makhluk ini adalah salah satu makhluk yang terlahir untuk dibuli yang ber-inisial GO (foto tidak dapat ditampilkan, karena korban mengalami gangguan mental akibar kedua makhluk gila ini. Bahasa pendeknya: foto sadis!)

Kamus digital ini langsung dipake buat nulis orang tua si GO ini.
Write: ANA
Speak: Ana (nada datar madesu)

Gue ikutan aja cengengesan, gak disangka gue menjadi korban kejahatan juga.
Write: PO*********
Speak: Pocket
Loh? kok bapak gue jadi kantong sih? Ya itu emang kenyataannya, saking banyak arti dari nama bapak gue, dari teh sedu sampe kantong-pun disebut.

Susah memang punya temen kek gini *sigh*